5 Jenis Judul Artikel (Headline) yang Mempengaruhi Keinginan Membaca

jasa-penulis-artikel.com-Dari berbagai macam jenis artikel yang saya amati, ada beberapa headline yang memiliki efek bombastis dalam merangsang keinginan membaca. Jenis atau format headline tersebut saya amati perkembangannya pada beberapa blog saya serta pada artikel-artikel di blog lain. Melalui hasil pencarian Google search, saya lihat beberapa diantaranya memiliki CTR (click throgh rate, rata-rata potensi klik) cukup tinggi. Artinya, menang di halaman pertama Google saja tidak cukup, tapi bagaimana kamu  merancang headline juga berpengaruh besar. Jenis headline ini juga bisa memberikan ide apa yang akan kamu  tulis pada artikel-artikel berikutnya. Berikut ialah  5 dari beberapa jenis judul artikel yang menurut saya menjadi faktor penentu klik serta ketertarikan pembaca:

  1. Pro Kontra

Pro kontra merupakan jenis judul artikel serta konten yang mudah dan jelas. Konsepnya ialah  pertentangan atau perbandingan. Dalam pelajaran bahasa Inggris (hehehe…), teks di dalam judul ini disebut sebagai discussion text. Untuk artikel blog, biasanya digunakan untuk membandingkan produk atau layanan, tapi tidak menutup kemungkinan untuk hal lain, contohnya baik buruk melakukan suatu aktivitas tertentu.

Ide: Banyak ide yang bisa kamu  telurkan dari jenis ini, contohnya ialah : kelebihan dan kekurangan, baik dan buruk, keuntungan dan kerugian. Contoh ide penulisan judul yang bisa kamu  rancang ialah : “Kelebihan dan Kekurangan Platform Blogger”, “Dampak Positif dan Dampak Negatif Facebook”. Kamu  juga bisa membandingkan atau mempertentangkan dua hal yang sama dan tidak terbatas pada internal satu hal saja, sebagai contoh: “Blogger Vs WordPress: Sebuah Studi Kasus”.

  1. Panduan

Sudah bisa ditebak bahwa jenis ini berkaitan dengan panduan, tutorial, cara, atau tips. Isi artikel berkenaan dengan bagaimana cara melakukan sesuatu atau langkah-langkah dalam mengatasi suatu masalah (how to). Konsepnya ialah  prosedur atau instruksi. Dalam pelajaran bahasa Inggris (haha, lagi-lagi…) teks di dalam judul seperti ini disebut sebagai procedure text. (Ini sekaligus memberikan gambaran bahwa artikel semacam ini juga laris-manis di dunia internet.)

Ide: Contoh ide dalam membuat judul semacam ini contohnya ialah  “10 Tips Ampuh Menghadapi Ujian CPNS”, “Cara Paling Mudah Meraih Peringkat Satu di Google”, “Panduan Lengkap Merawat dan Mengembangkan Blog Secara Profesional”, dan lain sebagainya.

  1. Buka Rahasia

Terdapat  berbagai macam jenis headline atau judul artikel yang berkaitan dengan “rahasia-rahasiaan”, sebab  banyak orang menyukai hal-hal penuh rahasia dan memburu hal-hal tentang pengungkapan rahasia itu sendiri. Oleh sebab  itu, tidak heran bila  artikel-artikel dengan judul demikian memiliki CTR cukup tinggi, sebab sanggup  menimbulkan rasa penasaran yang tinggi pula. walaupun pada kenyataannya, yah… banyak yang sebenarnya sudah bukan rahasia lagi, dan bahkan sudah dibahas dimana-mana berulangkali (bahkan sekedar artikel copas). Tapi, ya, faktanya “rahasia” memang menjadi kata ajimat. Di dalam hal isi artikel dan cara pembahasannya, jenis ini masuk ke dalam kategori explanation text (hehe, bahasa Inggris lagi).

Ide: Judul demikian saya kira bukan hal yang sulit untuk dirancang, sebab kata “rahasia” sendiri sudah cukup kuat. Contoh: “Rahasia Bisnis Online: Meraup Rupiah Dengan Cepat!”, “3 Rahasia Mendapat Traffic Ribuan dalam Semalam!”, “Rahasia Meraih Halaman Satu Google Akhirnya Terungkap!”. Kamu  bisa membuat judul-judul yang lebih bombastis lagi, namun perlu diperhatikan bahwa isi artikel harus sepadan dengan judul tersebut sebab bila  tidak pembaca akan merasa tertipu karena hanya mendapat pepesan kosong alias bullshit.

  1. Humor dan Satir

Jangan salah, kamu  juga bisa merancang judul artikel yang berbau humor dan bahkan bernada satir (menyindir). Tetapi, memang judul demikian harus dibuat dengan sangat berhati-hati dan benar-benar disesuaikan dengan target pembaca. Apa alasan dibalik banyaknya judul demikian bisa sukses menarik pembaca? Sebab headline semacam ini bisa membuat pembaca tersenyum simpul dan bahkan mungkin tertawa terbahak-bahak, ada juga yang tersindir. Dalam keadaan seperti ini, sangat besar kemungkinan pembaca merasa terhibur, “agak tersinggung”, lalu penasaran ingin membaca isi artikelnya.

Ide: Syarat utama ialah  kreativitas dan selera humor (orang yang biasa serius bakalan kagok, sumpah!). Tetapi saya sangat yakin siapapun bisa merancangnya bila  mau berlatih. Salah satu ide saya, buat judul artikel yang seolah-olah tidak diharapkan untuk dibaca, tetapi kemudian dipertentangkan dengan apa yang bisa membuat pembaca penasaran. Contoh: “Kamu Bisa Baca Ini Tak akan Membuat Kaya, Namun Kamu  Akan Tahu Cara untuk Kaya!”. Contoh lainnya yang lebih ekstrim, “Pengen Kaya? Jangan Baca Artikel Ini Ya!”. Contoh lain untuk judul artikel satir ialah , “10 Alasan Mengapa Kamu  Harus Berhenti Blogging”.

  1. Negasi (Penggunaan Kalimat atau Frase berbau Negatif)

Selain menggunakan judul yang terkesan mengundang, menarik perhatian, menjawab permasalahan, atau menentramkan (karena adanya solusi), penggunaan negasi di dalam kalimat atau frase di dalam judul artikel juga bisa menimbulkan tkamu  tanya besar bagi pembaca yang melihatnya. Dengan demikian, rasa penasaran pasti muncul. Taktik ini seolah menimbulkan rasa tidak nyaman, rasa takut, atau rasa tidak menyenangkan kepada pembaca, tetapi lalu dijawab, diberikan solusi, atau dijelaskan di dalam artikel. Efeknya, pembaca akan merasakan sebuah urgensi tinggi untuk segera membaca isinya. Taktik semacam  ini harus dipakai dengan sangat hati-hati dan isi artikel benar-benar harus dipersiapkan dengan matang.

Ide: Gunakan judul-judul yang memberikan rasa tidak nyaman, tidak aman, takut, menentang, atau mungkin berbeda dari pernyataan atau kenyataan yang sudah didapat/diyakini oleh pembaca sebelumnya. Sebagai contoh, “Mengapa Tanpa SEO Situs Kamu  Akan Kandas”, “Mengapa Blog Gratisan Tidak Akan Menghasilkan Uang”, “20 Alasan Kamu Akan Segera Diputusin Pacar”, dan sebagainya.

Leave a Comment